Katalog

Februari 9th, 2011 § Tinggalkan sebuah Komentar

Sign Up 2011

  • Barang elektronik bekas harus diapain ya? Baca yang ini.
  • Seri Fiksi Mini dipadu dengan Cerita Seratus Kata: SERU!! Cek di sini.

 

Kompetisi Web Kompas MuDA & AQUA

Jilbab Bukan Pakaian

Juli 2nd, 2011 § Tinggalkan sebuah Komentar

jilbab, hijab

Eits, jangan terburu-buru bereaksi keras terhadap judul di atas. Lebih baik, teruskan dulu membaca sampai selesai baru berkomentar.

Memasuki bulan ramadhan ini, seperti yang sudah-sudah, pemandangan wanita berjilbab mulai sering kita temui, terutama di layar kaca. Kebanyakan artis wanita memakai jilbab, atau paling tidak kerudung, dengan alasan menghormati bulan ramadhan. Bahkan artis wanita yang non muslim sekalipun rela memakai pakaian tertutup tersebut demi tuntutan pekerjaan. Tapi, coba lihat penampilan mereka setelah, katakanlah, lebaran, kembali lagi ke gaya berpakaian mereka yang awal. Busana minim nan seksi menggoda hati. Mungkin saja ada satu dua yang mendapat hidayah dan tetap bertahan memakai jilbab. Namun, sepertinya jumlahnya sedikit sekali.

Menghormati bulan ramadhan memang perlu, bahkan harus. Tapi satu hal yang perlu dipikirkan adalah: tidak perlukah mereka (para selebritis wanita) MENGHORMATI DIRI MEREKA SENDIRI? Karena saya rasa, itulah tujuan agama Islam mewajibkan para perempuan memakai jilbab yang benar, yang menutup aurat dan melindungi pemakainya, agar mereka bisa menghormati diri mereka sendiri, untuk selanjutnya secara otomatis dihormati oleh orang lain.

Kebanyakan wanita sekarang, bukan hanya selebritis, memperlakukan jilbab sebagai pakaian. Yang berarti, harus mengikuti mode dan fashion. Ketika bulan ramadhan, maka mode yang sedang ngetren adalah busana muslim dan jilbab. Ketika ramadhan usai, modenya pun sudah ganti. Pakaiannya pun berganti juga. Oh, satu lagi. Saking modenya, sampai sekarang pun muncul berbagai macam gaya berjilbab. Ada jilbab yang dikuncir dibelakang dan memperlihatkan bagian leher, ada yang berjilbab tapi rambutnya dikeluarkan sedikit membentuk poni (saya suka menyebut yang satu ini sebagai jilbab poni), dsb. Begitukah seharusnya?

Itulah sebabnya saya mengatakan bahwa jilbab bukanlah pakaian, paling tidak menurut saya. Jilbab adalah pelindung kehormatan wanita. Bagi yang memahami peranan jilbab sesungguhnya tentu tidak akan dengan asal-asalan memakai jilbab. Harusnya, sebagai wanita, jangan segampang itu mengumbar kemolekan di depan umum. Simpan sajalah kecantikan tubuhmu untuk suamimu kelak. Sesungguhnya yang demikian itu Insya Allah akan lebih baik dan barokah.

Lantas, kalau jilbab bukanlah pakaian, apakah yang sudah berjilbab harus selalu berpenampilan kaku dan monoton? Tentu tidak. Zaman sekarang ini, jilbab dan busana muslim sudah banyak jenisnya dan semuanya cantik-cantik kok. Tinggal bagaimana menyesuaikannya saja. Tapi tentu memakainya pun tetap harus memperhatikan kaidah yang benar. Jangan atasnya berjilbab tapi bajunya ketat atau dimodel aneh-aneh seperti yang saya sebutkan sebelumnya. Kalau itu mah namanya sama saja bukan berjilbab, tapi krukupan.

Tapi, kalau sudah berjilbab nanti susah dapat pasangan dong? Sama sekali tidak. Saya pribadi sebagai seorang lelaki lebih suka melihat gadis yang berjilbab dengan baik daripada yang berjilbab asal-asalan atau tidak berjilbab sama sekali. Saat SMA, saya banyak melihat teman perempuan saya yang awalnya tidak berjilbab akhirnya memutuskan memakai jilbab. Dan hasilnya, subhanallah, mereka terlihat lebih cantik, lebih anggun. Sungguh! Meskipun ini masalah selera, tapi saya yakin banyak lelaki di luar sana yang berpikiran sama dengan saya. Lagipula, apa sih sebenarnya yang mau dikhawatirkan? Toh permasalahan jodoh itu sudah ditentukan oleh Allah SWT. Betul tidak? Jadi, mengapa musti ragu atau takut?

Sedikit bercerita, saya pernah menonton film di televisi yang dibintangi oleh Happy Salma. Karena tidak menonton secara utuh, saya jadi tidak tahu judulnya. Di situ, Happy Salma berperan sebagai seorang gadis desa yang sedang mencari pekerjaan. Akhirnya, dengan bantuan temannya, ia mendapat pekerjaan di sebuah warung makan. Namun, Bu Hajjah pemilik warung tersebut mengharuskan pekerjanya memakai jilbab. Padahal, peran yang dimainkan oleh Happy di situ tidak suka memakai jilbab.

Dalam suatu adegan, diceritakan di tengah-tengah bekerja, Happy mencopot jilbabnya. Hal ini diketahui oleh Bu Hajjah dan dia pun ditegur.

“Kenapa jilbabnya dilepas?”

“Panas, Bu.”

“Kamu tahu, di neraka itu lebih panas lagi!”

Pembicaraan singkat ini sederhana, namun benar-benar mengena. Sayang, saya tidak menonton sampai selesai, jadi saya tidak bisa bercerita lebih lanjut. Tapi paling tidak, pesan intinya sudah tersampaikan: di neraka itu jauh lebih panas daripada sumuknya pakai jilbab.

Aduh, tapi saya kan belum siap.
Percayalah, kalau Anda hanya mencari kesiapan tanpa mulai bertindak, bisa-bisa Anda malah tidak akan memulai sama sekali. Jadi, coba saja dan biasakan diri Anda mulai dari sekarang. Biarkan hati dan mental Anda mengikuti.

Oh, lalu mengapa saya menyinggung-nyinggung selebritis di awal tulisan? Bukannya apa-apa. Bukan juga bermaksud mendiskreditkan profesi tertentu. Hanya saja, selebritis kan sosok yang sering dijadikan role model oleh banyak kalangan. Nah, harusnya mereka itu bisa memberi contoh yang baik dan inspiratif kan?

Yah, semoga saja tulisan singkat saya ini bisa Anda, para perempuan, jadikan bahan pemikiran, renungan, atau apapun untuk mulai melangkah ke arah yang lebih baik.

Kompetisi Web Kompas MuDA & AQUA

Februari 15th, 2011 § 5 Komentar

Postingan ini dibuat untuk mengikuti Kompetisi Web Kompas MuDA & AQUA sekaligus mengajak kita semua untuk memulai langkah-langkah peduli air bersih untuk masa depan yang lebih baik.

Air dan Manusia

Air tanpa terbantahkan lagi merupakan elemen yang paling esensial, setelah udara, bagi manusia untuk bisa bertahan hidup. Kita mungkin saja bisa bertahan hidup beberapa minggu tanpa makanan, tapi tanpa air, hitungannya akan semakin menyusut menjadi beberapa hari saja.

Apakah yang sebenarnya membuat air begitu penting bagi manusia? Banyak hal. Lebih dari dua pertiga bagian tubuh manusia terdiri dari air. Otak manusia 75%-nya terbuat dari air, darah 83%, dan paru-paru 86%. Kekurangan 2% saja dari jumlah yang dibutuhkan dapat memicu munculnya gejala dehidrasi. Air juga berfungsi mengatur suhu tubuh, menjadi pelumas pada tubuh, memperlancar percernaan, mengatur metabolime, serta fungsi-fungsi penting lainnya dalam tubuh kita. Proses pembentukan energi yang kita perlukan untuk beraktivitas sehari-hari pun tidak luput dari peran penting air. Ibaratnya, tubuh kita membutuhkan air untuk bisa bekerja dengan baik seperti halnya mobil yang membutuhkan bahan bakar untuk bisa terus melaju.

air pada tubuh manusia, air manusia, manusia air, air, tubuh manusia

Gambar 1: Air pada tubuh manusia

Kegiatan yang kita lakukan saban harinya pun mau tak mau juga membutuhkan air, seperti halnya mandi, mencuci baju, mencuci piring, menyiram tanaman, dll. Loh, kalau bekerja di kantor, apa juga perlu air? Secara langsung memang tidak, tapi apa Anda mau berangkat kerja tanpa mandi terlebih dahulu dan memakai baju yang tidak dicuci? Yah, bisa saja sih, kalau Anda mau dikucilkan oleh teman-teman kantor Anda karena bau yang Anda timbulkan. Hehehe… Jadi, pada intinya, untuk bisa melakukan banyak hal, kita mutlak memerlukan air.

Air yang Tak Pernah Habis

Ada yang bilang bahwa air di muka bumi ini takkan pernah habis. Di alam, air terus berputar dalam suatu siklus tertutup . Air dari permukaan akan menguap dan naik lalu menjadi awan. Awan inilah yang kemudian akan menurunkan hujan, mengembalikan air ke muka bumi, begitu seterusnya (lebih lengkapnya lihat gambar 2). Jumlah  air akan tetap sama, bentuknya saja yang berbeda-beda. Dengan demikian, persediaan air di bumi pun tidak akan pernah habis.

 

siklus air, water cycle, kompetisi web kompas muda & aqua, air bumi

Gambar 2: Siklus air yang terjadi di bumi.

Yah,persediaan air di planet ini memang tidak akan habis, yang bisa habis adalah PERSEDIAAN AIR BERSIH. Dan untuk diperhatikan, air bersihlah yang sebenarnya sangat kita butuhkan. Gejala-gejala akan terjadinya krisis air bersih pun sudah mulai tampak, salah satunya dapat Anda simak pada postingan saya tentang air minum Surabaya yang tercampur lima ton tinja. Selain itu, laporan dari United States Agency for International Development (USAID) pada tahun 2007 menyebutkan bahwa hasil penelitian di berbagai kota di Indonesia menunjukkan hampir 100 persen sumber air minum kita tercemar oleh bakteri  E Coli dan Coliform.

Kondisi di atas semakin diperparah dengan tingkat pencemaran lingkungan yang semakin tinggi, membuat sumber air bersih semakin berkurang. Padahal, jumlah penduduk di dunia ini terus bertambah, yang berarti kebutuhan akan air bersih pun juga akan meningkat. Bila hal ini terus berlangsung, defisit air bersih sangat mungkin terjadi beberapa tahun lagi. Dalam menghadapi hal ini, tentu kita tidak bisa menutup mata begitu saja dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Kalau iya, apa yang dikatakan oleh John Titor, sang pengelana waktu, mengenai krisis air bersih yang semakin memburuk dimasa depan sudah tentu akan menjadi kenyataan (lihat postingannya di sini).

Nah, kalau gagasan tentang air yang tidak akan pernah habis itu masih membuat Anda berleha-leha dan tidak bersikap bijak terhadap air, saya rasa sekarang sudah saatnya Anda berubah.

Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Sebagai salah satu penghuni planet ini, kita turut bertanggung jawab dalam memelihara kelestarian sumber daya alam yang terdapat di dalamnya, termasuk air bersih. Lantas, apa yang bisa kita lakukan? Banyak dan bermacam-macam. Dan itu tidaklah harus sesuatu yang besar. Langkah-langkah kecil yang kita lakukan dari rumah pun dapat membantu, asalkan dilakukan dengan konsisten sambil terus ditularkan kepada orang-orang lain disekitar kita.

Beberapa hal yang bisa kita lakukan antara lain:

  • Mencuci kendaraan seperti mobil dan motor dengan menggunakan ember, sehingga tidak menghambur-hamburkan air yang terus mengucur dari selang. Kalaupun tetap ingin menggunakan selang, matikan air saat menencuci dan baru nyalakan saat akan membilas.
  • Mandi dengan pancuran air (shower) dan tidak berlama-lama.  Sebelum Anda mandi, pasanglah kepala pancuran dengan pancaran rendah, mudah di pasang dan dapat menghemat pengeluaran air keluarga lebih dari 500 galon per minggu. Selain itu, mandi dengan pancuran lebih hemat air daripada menggunakan bath tub.
  • Gunakan mesin cuci pakaian otomatis yang mampu menghemat air.
  • Harus lebih sering memperhatikan kebocoran keran di dalam rumah, tapi jangan lupa juga untuk mengecek keran di luar rumah, pipa dan selang-selang karet dari kebocoran.
  • Tidak membiarkan keran air menyala terus saat menyikat gigi.
  • Jangan lupa untuk mematikan kran air ketika sedang mencuci piring. Cucilah piring di bak cuci piring atau ember yang sudah terisi air daripada mencuci di keran yang mengalir. Air bekas cuciannya pun bisa digunakan untuk menyiram tanaman.
  • Buat sumur resapan air pada tempat tinggal untuk mengganti air yang kita konsumsi.
  • Kumpulkan dan gunakan air hujan untuk menyirami kebun.
  • Pilih toilet/wc dengan ‘dual flush‘: Sistem pembilasannya terdiri atas dua pilihan, sesuai dengan kebutuhan.

Selain langkah-langkah di atas, masih banyak lagi hal lain yang bisa dilakukan untuk menghemat dan menyelamatkan masa depan air. Jika Anda ingin tahu lebih banyak lagi tips, silahkan lihat di situs ini. Anda bisa juga membuat tips-tips Anda sendiri, tips yang menurut Anda cukup efektif dan sesuai dengan kondisi Anda tentunya. Yang jelas, apapun bentuknya, Anda lakukan hal tersebut mulai dari sekarang, demi masa depan air, demi masa depan anak & cucu kita juga.

Bagaimana? Sudah siap memulai kan?(*)

Seri Fiksi Mini 4

Februari 14th, 2011 § 1 Komentar

MENANG

Pertama-tama, ia bersyukur pada Tuhan yang telah memberinya kesempatan menjadi juri dalam lomba yang diikutinya.

***

MENANG BESAR

Ia berhasil menjadi juara I sekaligus juara II dan juara III, mengalahkan peserta-peserta lain yang tidak pernah mendaftar di kontes ini.

(Akhmad Imron Fauzi)

Harmonic

Februari 14th, 2011 § 1 Komentar

Masih video lain dari YouTube. Saya baru saja ingat bahwa band teman saya, Harmonic, adalah pemenang kompetisi MudaKustik, kompetisi band akustik yang diadakan oleh Kompas Muda & AQUA di kampus B Unair Surabaya pada 17 November 2010 lalu. Silahkan nikmati penampilan mereka berikut ini.

100 Kata – Kontradiksi

Februari 11th, 2011 § 3 Komentar

Begitu sampai di hotel, Ryan langsung memasuki kamar mandi penuh rasa kemenangan. Dinyalakannya keran, bersiap mencuci muka. Tiba-tiba, ponselnya berdering. Ia pun bergegas mengambilnya.

“Halo.”

“Halo, Pak Ryan. Selamat ya, pidato bapak tentang menyelamatkan air untuk masa depan tadi bagus sekali. Brillian!”

“Ah, bapak bisa aja. Tanpa pidato saya pun, kita sudah seharusnya memperhatikan lingkungan kan Pak.”

“Bapak ini suka merendah ya. Ya sudah, sampai ketemu besok ya Pak.”

Ryan menutup teleponnya, merasa menang lagi. Ia lantas memutuskan untuk sedikit merayakannya dengan musik. Dihampirinya dvd player di meja. Sesaat kemudian, musik rancak mengalun, menenggelamkan suara kucuran air di kamar mandi.(*)

The Saving Water Song – 2009 Audience Choice Winner

Februari 10th, 2011 § 1 Komentar

By filmmaker Keith Cantrell of McPherson, Kansas. The Saving Water Song was the winner of the Audience Choice Award at the 2009 Intelligent Use of Water Film Competition. Rain Bird’s Intelligent Use of Water Film Competition is part of a range of programs and initiatives to boost awareness of water conservation. Rain Bird devotes significant resources to its Intelligent Use of Water public education initiatives, which include a series of white papers; public service announcements; membership on the Alliance for Water Efficiency and the steering committee advising the U.S. Environmental Protection Agency (EPA) on its WaterSense product labeling program; annual Intelligent Use of Water Summits; partnerships with nonprofit organizations; development and support of elementary and middle school curricula; and participation in the Tournament of Roses Parade®, an annual worldwide stage to communicate the need for water conservation.

sumber: YouTube

John Titor Sang Penjelajah Waktu dan Masa Depan Air

Februari 10th, 2011 § 3 Komentar

Postingan ini dibuat untuk mengikuti Kompetisi Web Kompas MuDA & AQUA sekaligus mengingatkan kita bahwa masa depan air bersih di bumi sedang terancam.

Anda pernah dengar kisah tentang John Titor? Dia adalah sosok yang sempat menggemparkan dunia internet sekitar tahun 2000-2001. Mengaku datang dari tahun 2036 menggunakan mesin waktu, John menarik perhatian banyak orang dengan memaparkan informasi-informasi tentang masa depan. Beberapa dari apa yang dia ungkapkan memang meleset, seperti salah satunya pernyataannya tentang Olimpiade Athena 2004 sebagai olimpiade terakhir.

Namun, ceritanya yang kemudian terbukti benar jauh lebih mencengangkan. Salah satunya adalah tentang tujuan misi utamanya menjelajah waktu. Menurut kisahnya, pada tahun 2036, ada sistem Unix yang sedang mengalami time error dan dikenal dengan sebutan “UNIX 2038 Timeout Error”. John lantas ditugaskan oleh pimpinannya untuk kembali ke tahun 1975 dan mengambil IBM 5100, komputer portabel pertama di dunia karena di dalam pc tersebut terdapat suatu bahasa Unix yang dapat memecahkan berbagai bahasa Unix. John dipilih oleh petingginya untuk melaksanakan tugas mulia ini karena kakeknya terlibat langsung dalam pembuatan dan pemrograman komputer IBM 5100 ini. Menurut John, teknologi di dalam pc tersebut hanya diketahui oleh segelintir orang dari IBM dan teknologi tersebut tidak pernah lagi di pasang di dalam pc pada generasi selanjutnya hingga tahun 2036. Maka dari itu, IBM 5100 sangat diperlukan pada tahun 2036 yang sedang mengalami time error pada sistem komputernya. Hal ini kemudian dikonfirmasi kepada pihak IBM dan diakui pula oleh pihak IBM. Pihak IBM kaget karena mereka mengakui bahwa hanya 5 orang saja yang mengetahui hal tersebut dan itu terjadi pada tahun 1975.

Pernyataan lain dari John yang kemudian terbukti benar adalah paparannya tentang penemu konsep black hole. Konsep ‘black hole’ yang menjadi dasar mesin waktu seperti yang digunakan olehnya akan dikemukakan oleh CERN (Conseil Europeen pour la Recherche Nucleaire) pada tahun 2001. Pada kenyataannya, di tahun 2000 – 2001 belum banyak orang yang mengetahui tentang organisasi CERN. Ternyata benar pada tahun 2001, CERN menyatakan menemukan konsep ‘black hole’. Selain itu, masih ada lagi pernyataannya yang terbukti benar, yaitu tentang sebuah puisi yang berjudul A Soldier’s Winter dan nama-nama ilmuwan penemu mesin waktu. Untuk tahu lebih banyak, coba Anda simak di sini.

mesin waktu john titor, john titor, john titor's time machine, time machine, time traveller, penjelajah waktu, pengelana waktu, pengembara waktu

mesin waktu yang digunakan oleh John Titor

Nah, dari sekian banyak paparannya tentang masa depan, salah satunya menyatakan bahwa air bersih dan bahan makanan akan sulit sekali didapatkan nantinya. Hal tersebut akan terjadi pada tahun 2036 atau 25 tahun lagi, masa dimana anak & cucu kita mulai tumbuh dewasa. Pada waktu itu, setiap orang akan sangat berhati-hati dengan makanan dan minuman yang akan dikonsumsinya. Tentu hal tersebut bukanlah sesuatu yang bisa diabaikan begitu saja. Hal ini kembali mengingatkan kita bahwa sudah saatnya kita bertindak bijak terhadap lingkungan yang mendukung kehidupan kita, termasuk soal sumber air bersih. Postingan saya sebelumnya tentang air minum Surabaya yang tercampur lima ton tinja sudah cukup jadi bukti awal bahwa masa depan air sedang terancam bila kita tidak segera melakukan perubahan.

Ah, John Titor kan belum tentu tokoh yang nyata, identitas dan kehidupannya saja tidak jelas begitu, bagaimana kita mau percaya apa yang ia katakan tentang masa depan? Ya, masih banyak memang yang meragukannya, termasuk karena identitas aslinya yang misterius dan beberapa pernyataannya yang meleset –pada kenyataannya, yang terbukti benar jauh lebih mencengangkan. Namun, terlepas dari semua itu, dengan atau tanpa adanya John Titor, ancaman itu toh tetap ada, ancaman terhadap masa depan kita. Dan si John ini dengan baik hati kembali mengingatkan kita akan hal itu. Kalaupun ia memang tokoh rekaan, apa yang ia lakukan untuk mengingatkan kita tentang hal-hal buruk yang mungkin terjadi dimasa depan itu sudah tepat. Paling tidak, ia berhasil menarik perhatian kita dengan identitasnya sebagai pengelana waktu, disaat mungkin sebagian besar orang sudah tidak lagi tertarik dengan peringatan yang konvensional. Jadi, sudah siap berubah untuk bumi yang lebih baik atau masih menunggu “John Titor-John Titor” yang lain?(*)

Dukungan Kompetisi Web Kompas Muda & AQUA

Februari 8th, 2011 § Tinggalkan sebuah Komentar

Sesuai judulnya, postingan ini hanyalah postingan dukungan untuk Kompetisi Web Kompas MuDA & AQUA yang sedang saya ikuti. Mau tidak mau, postingan dukungan ini jelas saya butuhkan untuk bisa membantu menaikkan peringkat Web Muda, blog yang saya gunakan untuk mengikuti kompetisi ini, pada halaman pencarian Google. Seperti yang sudah Anda ketahui, kompetisi hasil kerjasama Kompas MuDA dengan perusahaan air mineral terbesar di Indonesia, AQUA, ini menggunakan sistem SEO untuk menyaring peserta 200 besar. Kata kunci yang digunakan ya Kompetisi Web Kompas MuDA & AQUA, sesuai judul postingan ini lagi. Nah, agar bisa bersaing di ajang ini, tentu saya perlu melakukan langkah₋langkah untuk mengoptimasi blog yang saya ikutkan, salah satunya dengan postingan dukungan ini.

Awal mula saya optimasi sebenarnya (menurut saya sih) sudah lumayan lama juga. Saya ingat betul mulai membuat blog baru khusus untuk lomba ini sebelum saya mengikuti lomba blog yang diadakan oleh Himasika ITS, Physics Blog Competition. Waktu itu pun belum banyak upaya optimasi yang saya lakukan. Hanya membuat blog dengan nama domain yang mengandung kata kunci dan sedikit urusan remeh temeh seperti mengatur judul, theme, dsb, baru itu saja. Saya baru mulai serius melakukan optimasi setelah lomba blog tersebut selesai pada 23 Januari lalu sampai saat ini.

Awalnya, saya sempat panik karena blog saya tidak kunjung muncul di beberapa halaman awal Google. Lalu, saya berusaha lebih keras lagi, tebar link sana₋sini, memperbanyak postingan, dsb. Namun, hasilnya belum juga kelihatan. Saya lantas membuka Google dan mulai mengetikkan kata kunci, Kompetisi Web Kompas MuDA & AQUA. Kemudian, saya buka beberapa blog secara random dan mulai melihat₋lihat isinya. Ternyata, blog walking memang sangat₋sangat penting. Buktinya, setelah blog walking kesana kemari, saya menemukan beberapa “rahasia yang tidak diungkapkan” dari blog₋blog tersebut. Hehehe…

Ide membuat postingan dukungan ini pun sejujurnya saya contek juga dari peserta lain yang berhasil menduduki halaman₋halaman awal Google. Bahkan, mungkin saking ndewo₋nya,  bukan hanya postingan utama, postingan dukungannya pun juga bercokol di halaman₋halaman awal hasil pencarian Google. Memang sih, dengan membuat postingan dukungan saya tidak lantas bisa langsung menempati halaman awal Google, bersanding dengan blog₋blog ndewo tadi. Tapi, paling tidak, semoga upaya saya ini bisa sedikit membantu. Semoga juga postingan ini dapat semakin mendekatkan saya pada gelar juara dalam kompetisi ini. Amin…

Oh, soal peringkat saya di Google,  sampai saat ini masih fluktuatif. Minggu kemarin, saat pertama kali saya cek di Google dengan menelusuri satu persatu halaman (saya sampai nyaris frustasi), saya berhasil menemukan blog saya terdampar di halaman 43. Keesokan harinya, naik satu halaman ke 42. Kemudian, saat saya cek lagi besok atau lusanya, malah turun lagi dua halaman ke halaman 44. Terakhir, waktu saya menulis postingan ini, blog saya, Web Muda, malah turun lagi ke halaman 45 :( . Saya harap sampai hari deadline, blog saya mampu melesat naik sampai kalau bisa paling tidak sepuluh halaman. Hehehe… Amin, amin…

Ya sudah, segini saja dulu ya. Terus dukung dan doakan saya agar bisa meraih kesuksesan di Kompetisi Web Kompas MuDA & AQUA ini ya!(*)

Nice Videos: Water Conservation

Januari 31st, 2011 § 2 Komentar

Seri Fiksi Mini 3

Januari 31st, 2011 § 2 Komentar

CUACA PANAS

Sial, kenapa baru sekarang sih ketemu airnya? Pengin banget aku minum kalau saja aku belum mati dua menit lalu karena dehidrasi.

***

RENANG

Celana, kacamata renang, & baju ganti semua telah kupersiapkan. Aku siap berangkat. Aku memang sangat bertekad untuk belajar renang, terutama setelah mati tenggelam dua hari lalu.

(Akhmad Imron Fauzi)

Awas, Ruang Ber-AC pun Rawan Sebabkan Dehidrasi!

Januari 31st, 2011 § 4 Komentar

Postingan ini dibuat untuk mengikuti Kompetisi web Kompas MuDA & AQUA sekaligus menambah wawasan tentang dehidrasi.

kompetisi web kompas muda & aqua, kompetisi web, web muda, orang minum, air, air minum, cewek minumSiapa bilang berada di ruangan membuat kita aman dari dehidrasi? Ancaman dehidrasi itu tetap ada, apalagi bila berada di ruangan yang memakai air conditioner (AC). Hal ini disebabkan oleh kondisi ruangan yang kering. Untuk membantu menjaga metabolisme, tubuh akan mengeluarkan cairan melalui pori-pori. Proses ini seringkali tidak terasa dibanding saat berada di kondisi lingkungan yang panas, sebab, saat berada di lingkungan yang dingin, pori-pori kulit akan mengerut sehingga keluarnya cairan berlangsung tak kasat mata. Hal ini berbeda dengan kondisi lingkungan yang panas dimana pori-pori terbuka lebar menyebabkan keringat keluar lebih cepat. Berada di ruangan berpendingin selama 1-2 jam bisa mengurangi cairan tubuh sampai 100 cc. Ditambah lagi, udara dingin akan memicu kita untuk sering berkemih yang otomatis akan membuat cairan yang keluar menjadi lebih banyak lagi.

Indikasi tubuh mengalami dehidrasi pada ruangan ber-AC ini dapat dilihat dengan mudah lewat kondisi kulit. Yang paling gampang adalah dengan mengamati kulit tangan. Kulit tangan yang mengerut atau mengeriput menandakan tubuh kekurangan cairan. Cara lainnya adalah menggores tangan dengan kuku. Apabila terlihat bekas putih, itu artinya kulit menuju kering.

Kulit yang kering dan bersisik ini terjadi karena udara dingin dari AC selama berjam-jam mengisap kelembapan kulit dan juga cairan tubuh secara perlahan-lahan. Kondisi ini akan tampak semakin jelas bila kulit buka termasuk jenis kulit normal.

Selain tangan, bibir juga bisa dipakai untuk mengetahui tanda-tanda dehidrasi. Bibir yang pecah-pecah saat berada di ruangan yang dingin menunjukkan bahwa tubuh mulai kekurangan cairan.

Mungkin saja Anda sering mengabaikan gejala-gejala tersebut karena hawa yang sejuk membuat Anda merasa nyaman. Dampaknya baru terasa bila konsentrasi mulai hilang dan tubuh merasa letih padahal tidak ada aktivitas fisik yang berarti. Itu berarti Anda sedang mengalami dehidrasi.

Untuk mengatasinya, pastikan Anda mengonsumsi air putih yang cukup. Jangan menunda-nunda minum bila gejala-gejala yang disebutkan di atas mulai muncul. Setelah buang air kecil pun, jangan lupa segera minum air putih lagi untuk mengganti cairan yang keluar.

Diolah kembali dengan berbagai perubahan dari Jawa Pos edisi Minggu, 23 Januari 2011. (*)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.