Katalog

Sign Up 2011

  • Barang elektronik bekas harus diapain ya? Baca yang ini.
  • Seri Fiksi Mini dipadu dengan Cerita Seratus Kata: SERU!! Cek di sini.

 

Kompetisi Web Kompas MuDA & AQUA

Awas Curanmor!

Diolah kembali dari http://mahasiswaarsitektur.wordpress.com/2012/06/01/awas-curanmor/
Transportasi sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia saat ini, terutama bagi mereka yang hidup di daerah perkotaan. Sayangnya, sarana transportasi massal yang ada di negeri ini sekarang rata-rata masih banyak yang belum bisa diandalkan. Oleh karenanya, banyak orang kemudian memilih untuk memiliki kendaraan pribadi untuk memenuhi kebutuhan transportasinya. Adanya kendaraan pribadi, entah itu mobil atau motor, tentunya akan memberikan kemudahan bagi masyarakat urban yang kebanyakan memiliki mobilitas tinggi.

Sayangnya, akhir-akhir ini, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), terutama di Surabaya, dilaporkan kembali marak. Terbayang bagaimana repotnya kalau sampai kendaraan kita menjadi sasaran pencurian ini. Bukan hanya mengalami kerugian materiil senilai kendaraan tersebut, kita juga pasti akan kerepotan dan banyak urusan kita yang mungkin jadi berantakan karena tiba-tiba saja mobilitas kita menjadi sangat terbatas. Tentunya kita perlu meningkatkan kewaspadaan agar nantinya kita tidak menjadi salah satu korban curanmor ini. Dalam postingan berikut ini, saya akan paparkan beberapa hal mengenai curanmor ini, bukannya untuk menakut-nakuti, melainkan untuk memberikan informasi yang semoga bisa membuat kita menjadi lebih berhati-hati lagi. Mari disimak!

Kendaraan lawas atau dalam kondisi kurang gress tidak luput dari sasaran pencuri.

Jangan salah sangka. Memiliki mobil atau motor keluaran lama tidak membuat Anda bisa mengurangi kewaspadaan. Bukan berarti kendaraan Anda sudah aman dari incaran pencuri hanya karena dalam anggapan Anda mereka lebih memilih untuk menggasak kendaraan yang lebih gress. Belum tentu.

Dalam banyak kasus, yang menjadi sasaran pencurian justru adalah kendaraan lawas. Hasil curian kendaraan lawas ini nantinya akan ‘dikanibal’. Maksudnya begini, penadah punya stok kendaraan bobrok yang sudah tidak bisa dipakai lagi, padahal surat-suratnya lengkap. Si penadah ini kemudian mencari orang yang bisa mendapatkan kendaraan dengan jenis yang sama. Nomor mesin dan nomor rangka kendaraan bobrok tadi lalu ditempel pada kendaraan hasil curian, membuatnya seolah-olah kendaraan yang surat-suratnya lengkap. Itulah yang dimaksud dengan ‘dikanibal’. Tapi misalnya barang yang didapat tidak sesuai dengan pesanan, biasanya hasil kejahatan tersebut langsung dilempar kepada penadah onderdil bekas atau ke daerah pelosok yang jarang dijangkau polisi.

Hati-hati para pemilik motor matic!

BIla diperhatikan, sekarang ini semakin banyak saja pengendara motor matic yang berseliweran di jalanan. Apalagi, para produsen motor sepertinya bertambah gencar memproduksi & mempromosikan jenis motor yang sekarang sudah banyak sekali macamnya ini. Alhasil, permintaan pasar terhadap spare part motor matic ini pun otomatis melonjak. Barangkali, hal inilah yang melatarbelakangi tingginya angka curanmor terhadap kendaraan jenis matic akhir-akhir ini, terutama di Surabaya. Selain motor matic, yang sering dilaporkan hilang untuk kendaraan roda empat adalah mobil jenis pikap atau van. Untuk kendaraan jenis ini, motifnya kemungkinan rata-rata ya untuk dikanibal tadi.

Meskipun dua jenis kendaraan tadi mencatat angka kejahatan tertinggi, bukan berarti pemilik kendaraan jenis lain lantas bisa ongkang kaki bersantai-santai begitu saja. Kasus yang melibatkan kendaraan jenis lain toh tetap ada walaupun jumlahnya mungkin tidak sebanyak motor matic atau pikap. Jadi, seperti kata Bang Napi: Waspadalah! Waspadalah!!!

Tidak ada tempat yang benar-benar aman.

Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, dilaporkan kasus curanmor di Surabaya ditemui paling banyak di area pemukiman sebanyak 22 kasus, disusul jalan umum (12 kasus), pertokoan, & tempat parkir masing-masing 3 kasus. Artinya, tidak ada tempat yang benar-benar aman. Kalau tempat parkir yang jelas-jelas dijaga saja masih bisa kecolongan, apalagi tempat yang tanpa penjagaan.

Selain itu, ramai atau tidaknya situasi suatu tempat juga sudah tidak bisa lagi dijadikan patokan. Daerah yang sepi sudah pasti lebih rawan. Namun, daerah yang ramai pun tidak sepenuhnya lepas dari resiko. Masalahnya, sekarang para pelaku curanmor sudah memiliki perangkat khusus dalam beroperasi. Bahkan, perangkat ini biasanya telah disesuaikan dengan jenis kendaraan sasarannya. Misalnya untuk motor matic merek Yamaha Mio, maka alat yang digunakan adalah alat khusus untuk jenis kendaraan tersebut. Untuk motor atau kendaraan jenis lain, alat yang digunakan pun akan berbeda lagi. Dengan begitu, aksi mereka dapat dilakukan dengan mudah dalam hitungan detik saja. Alhasil, beroperasi di tempat ramai sekalipun bukan lagi menjadi masalah karena para pelaku dapat melarikan diri dengan cepat. Bahkan, bagi orang yang tidak memperhatikan, mereka ini mungkin saja dikira pemilik motornya sendiri yang menyalakan kontak.

Tips mengantisipasi curanmor

Karena saya bukan orang yang tahu banyak perkara ini, berikut saya berikan beberapa link ke website yang memberikan tips yang bermanfaat terkait curanmor yang bisa Anda simak.

http://humaspoldametrojaya.blogspot.com/2009/08/tips-mencegah-curanmor-roda-dua.html

http://blog.qitanet.com/tips-mencegah-pencurian-kendaraan-dan-merakit-pengaman-motor-sederhana.html?lang=id#more-428

http://www.jgmotor.co.id/tips-menghindari-curanmor/

Ronny Fauzi (*)

Jilbab Bukan Pakaian

jilbab, hijab

Eits, jangan terburu-buru bereaksi keras terhadap judul di atas. Lebih baik, teruskan dulu membaca sampai selesai baru berkomentar.

Memasuki bulan ramadhan ini, seperti yang sudah-sudah, pemandangan wanita berjilbab mulai sering kita temui, terutama di layar kaca. Kebanyakan artis wanita memakai jilbab, atau paling tidak kerudung, dengan alasan menghormati bulan ramadhan. Bahkan artis wanita yang non muslim sekalipun rela memakai pakaian tertutup tersebut demi tuntutan pekerjaan. Tapi, coba lihat penampilan mereka setelah, katakanlah, lebaran, kembali lagi ke gaya berpakaian mereka yang awal. Busana minim nan seksi menggoda hati. Mungkin saja ada satu dua yang mendapat hidayah dan tetap bertahan memakai jilbab. Namun, sepertinya jumlahnya sedikit sekali.

Menghormati bulan ramadhan memang perlu, bahkan harus. Tapi satu hal yang perlu dipikirkan adalah: tidak perlukah mereka (para selebritis wanita) MENGHORMATI DIRI MEREKA SENDIRI? Karena saya rasa, itulah tujuan agama Islam mewajibkan para perempuan memakai jilbab yang benar, yang menutup aurat dan melindungi pemakainya, agar mereka bisa menghormati diri mereka sendiri, untuk selanjutnya secara otomatis dihormati oleh orang lain.

Kebanyakan wanita sekarang, bukan hanya selebritis, memperlakukan jilbab sebagai pakaian. Yang berarti, harus mengikuti mode dan fashion. Ketika bulan ramadhan, maka mode yang sedang ngetren adalah busana muslim dan jilbab. Ketika ramadhan usai, modenya pun sudah ganti. Pakaiannya pun berganti juga. Oh, satu lagi. Saking modenya, sampai sekarang pun muncul berbagai macam gaya berjilbab. Ada jilbab yang dikuncir dibelakang dan memperlihatkan bagian leher, ada yang berjilbab tapi rambutnya dikeluarkan sedikit membentuk poni (saya suka menyebut yang satu ini sebagai jilbab poni), dsb. Begitukah seharusnya?

Itulah sebabnya saya mengatakan bahwa jilbab bukanlah pakaian, paling tidak menurut saya. Jilbab adalah pelindung kehormatan wanita. Bagi yang memahami peranan jilbab sesungguhnya tentu tidak akan dengan asal-asalan memakai jilbab. Harusnya, sebagai wanita, jangan segampang itu mengumbar kemolekan di depan umum. Simpan sajalah kecantikan tubuhmu untuk suamimu kelak. Sesungguhnya yang demikian itu Insya Allah akan lebih baik dan barokah.

Lantas, kalau jilbab bukanlah pakaian, apakah yang sudah berjilbab harus selalu berpenampilan kaku dan monoton? Tentu tidak. Zaman sekarang ini, jilbab dan busana muslim sudah banyak jenisnya dan semuanya cantik-cantik kok. Tinggal bagaimana menyesuaikannya saja. Tapi tentu memakainya pun tetap harus memperhatikan kaidah yang benar. Jangan atasnya berjilbab tapi bajunya ketat atau dimodel aneh-aneh seperti yang saya sebutkan sebelumnya. Kalau itu mah namanya sama saja bukan berjilbab, tapi krukupan.

Tapi, kalau sudah berjilbab nanti susah dapat pasangan dong? Sama sekali tidak. Saya pribadi sebagai seorang lelaki lebih suka melihat gadis yang berjilbab dengan baik daripada yang berjilbab asal-asalan atau tidak berjilbab sama sekali. Saat SMA, saya banyak melihat teman perempuan saya yang awalnya tidak berjilbab akhirnya memutuskan memakai jilbab. Dan hasilnya, subhanallah, mereka terlihat lebih cantik, lebih anggun. Sungguh! Meskipun ini masalah selera, tapi saya yakin banyak lelaki di luar sana yang berpikiran sama dengan saya. Lagipula, apa sih sebenarnya yang mau dikhawatirkan? Toh permasalahan jodoh itu sudah ditentukan oleh Allah SWT. Betul tidak? Jadi, mengapa musti ragu atau takut?

Sedikit bercerita, saya pernah menonton film di televisi yang dibintangi oleh Happy Salma. Karena tidak menonton secara utuh, saya jadi tidak tahu judulnya. Di situ, Happy Salma berperan sebagai seorang gadis desa yang sedang mencari pekerjaan. Akhirnya, dengan bantuan temannya, ia mendapat pekerjaan di sebuah warung makan. Namun, Bu Hajjah pemilik warung tersebut mengharuskan pekerjanya memakai jilbab. Padahal, peran yang dimainkan oleh Happy di situ tidak suka memakai jilbab.

Dalam suatu adegan, diceritakan di tengah-tengah bekerja, Happy mencopot jilbabnya. Hal ini diketahui oleh Bu Hajjah dan dia pun ditegur.

“Kenapa jilbabnya dilepas?”

“Panas, Bu.”

“Kamu tahu, di neraka itu lebih panas lagi!”

Pembicaraan singkat ini sederhana, namun benar-benar mengena. Sayang, saya tidak menonton sampai selesai, jadi saya tidak bisa bercerita lebih lanjut. Tapi paling tidak, pesan intinya sudah tersampaikan: di neraka itu jauh lebih panas daripada sumuknya pakai jilbab.

Aduh, tapi saya kan belum siap.
Percayalah, kalau Anda hanya mencari kesiapan tanpa mulai bertindak, bisa-bisa Anda malah tidak akan memulai sama sekali. Jadi, coba saja dan biasakan diri Anda mulai dari sekarang. Biarkan hati dan mental Anda mengikuti.

Oh, lalu mengapa saya menyinggung-nyinggung selebritis di awal tulisan? Bukannya apa-apa. Bukan juga bermaksud mendiskreditkan profesi tertentu. Hanya saja, selebritis kan sosok yang sering dijadikan role model oleh banyak kalangan. Nah, harusnya mereka itu bisa memberi contoh yang baik dan inspiratif kan?

Yah, semoga saja tulisan singkat saya ini bisa Anda, para perempuan, jadikan bahan pemikiran, renungan, atau apapun untuk mulai melangkah ke arah yang lebih baik.

Kompetisi Web Kompas MuDA & AQUA

Postingan ini dibuat untuk mengikuti Kompetisi Web Kompas MuDA & AQUA sekaligus mengajak kita semua untuk memulai langkah-langkah peduli air bersih untuk masa depan yang lebih baik.

Air dan Manusia

Air tanpa terbantahkan lagi merupakan elemen yang paling esensial, setelah udara, bagi manusia untuk bisa bertahan hidup. Kita mungkin saja bisa bertahan hidup beberapa minggu tanpa makanan, tapi tanpa air, hitungannya akan semakin menyusut menjadi beberapa hari saja.

Apakah yang sebenarnya membuat air begitu penting bagi manusia? Banyak hal. Lebih dari dua pertiga bagian tubuh manusia terdiri dari air. Otak manusia 75%-nya terbuat dari air, darah 83%, dan paru-paru 86%. Kekurangan 2% saja dari jumlah yang dibutuhkan dapat memicu munculnya gejala dehidrasi. Air juga berfungsi mengatur suhu tubuh, menjadi pelumas pada tubuh, memperlancar percernaan, mengatur metabolime, serta fungsi-fungsi penting lainnya dalam tubuh kita. Proses pembentukan energi yang kita perlukan untuk beraktivitas sehari-hari pun tidak luput dari peran penting air. Ibaratnya, tubuh kita membutuhkan air untuk bisa bekerja dengan baik seperti halnya mobil yang membutuhkan bahan bakar untuk bisa terus melaju.

air pada tubuh manusia, air manusia, manusia air, air, tubuh manusia
Gambar 1: Air pada tubuh manusia

Kegiatan yang kita lakukan saban harinya pun mau tak mau juga membutuhkan air, seperti halnya mandi, mencuci baju, mencuci piring, menyiram tanaman, dll. Loh, kalau bekerja di kantor, apa juga perlu air? Secara langsung memang tidak, tapi apa Anda mau berangkat kerja tanpa mandi terlebih dahulu dan memakai baju yang tidak dicuci? Yah, bisa saja sih, kalau Anda mau dikucilkan oleh teman-teman kantor Anda karena bau yang Anda timbulkan. Hehehe… Jadi, pada intinya, untuk bisa melakukan banyak hal, kita mutlak memerlukan air.

Air yang Tak Pernah Habis

Ada yang bilang bahwa air di muka bumi ini takkan pernah habis. Di alam, air terus berputar dalam suatu siklus tertutup . Air dari permukaan akan menguap dan naik lalu menjadi awan. Awan inilah yang kemudian akan menurunkan hujan, mengembalikan air ke muka bumi, begitu seterusnya (lebih lengkapnya lihat gambar 2). Jumlah  air akan tetap sama, bentuknya saja yang berbeda-beda. Dengan demikian, persediaan air di bumi pun tidak akan pernah habis.

 

siklus air, water cycle, kompetisi web kompas muda & aqua, air bumi
Gambar 2: Siklus air yang terjadi di bumi.

Yah,persediaan air di planet ini memang tidak akan habis, yang bisa habis adalah PERSEDIAAN AIR BERSIH. Dan untuk diperhatikan, air bersihlah yang sebenarnya sangat kita butuhkan. Gejala-gejala akan terjadinya krisis air bersih pun sudah mulai tampak, salah satunya dapat Anda simak pada postingan saya tentang air minum Surabaya yang tercampur lima ton tinja. Selain itu, laporan dari United States Agency for International Development (USAID) pada tahun 2007 menyebutkan bahwa hasil penelitian di berbagai kota di Indonesia menunjukkan hampir 100 persen sumber air minum kita tercemar oleh bakteri  E Coli dan Coliform.

Kondisi di atas semakin diperparah dengan tingkat pencemaran lingkungan yang semakin tinggi, membuat sumber air bersih semakin berkurang. Padahal, jumlah penduduk di dunia ini terus bertambah, yang berarti kebutuhan akan air bersih pun juga akan meningkat. Bila hal ini terus berlangsung, defisit air bersih sangat mungkin terjadi beberapa tahun lagi. Dalam menghadapi hal ini, tentu kita tidak bisa menutup mata begitu saja dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Kalau iya, apa yang dikatakan oleh John Titor, sang pengelana waktu, mengenai krisis air bersih yang semakin memburuk dimasa depan sudah tentu akan menjadi kenyataan (lihat postingannya di sini).

Nah, kalau gagasan tentang air yang tidak akan pernah habis itu masih membuat Anda berleha-leha dan tidak bersikap bijak terhadap air, saya rasa sekarang sudah saatnya Anda berubah.

Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Sebagai salah satu penghuni planet ini, kita turut bertanggung jawab dalam memelihara kelestarian sumber daya alam yang terdapat di dalamnya, termasuk air bersih. Lantas, apa yang bisa kita lakukan? Banyak dan bermacam-macam. Dan itu tidaklah harus sesuatu yang besar. Langkah-langkah kecil yang kita lakukan dari rumah pun dapat membantu, asalkan dilakukan dengan konsisten sambil terus ditularkan kepada orang-orang lain disekitar kita.

Beberapa hal yang bisa kita lakukan antara lain:

  • Mencuci kendaraan seperti mobil dan motor dengan menggunakan ember, sehingga tidak menghambur-hamburkan air yang terus mengucur dari selang. Kalaupun tetap ingin menggunakan selang, matikan air saat menencuci dan baru nyalakan saat akan membilas.
  • Mandi dengan pancuran air (shower) dan tidak berlama-lama.  Sebelum Anda mandi, pasanglah kepala pancuran dengan pancaran rendah, mudah di pasang dan dapat menghemat pengeluaran air keluarga lebih dari 500 galon per minggu. Selain itu, mandi dengan pancuran lebih hemat air daripada menggunakan bath tub.
  • Gunakan mesin cuci pakaian otomatis yang mampu menghemat air.
  • Harus lebih sering memperhatikan kebocoran keran di dalam rumah, tapi jangan lupa juga untuk mengecek keran di luar rumah, pipa dan selang-selang karet dari kebocoran.
  • Tidak membiarkan keran air menyala terus saat menyikat gigi.
  • Jangan lupa untuk mematikan kran air ketika sedang mencuci piring. Cucilah piring di bak cuci piring atau ember yang sudah terisi air daripada mencuci di keran yang mengalir. Air bekas cuciannya pun bisa digunakan untuk menyiram tanaman.
  • Buat sumur resapan air pada tempat tinggal untuk mengganti air yang kita konsumsi.
  • Kumpulkan dan gunakan air hujan untuk menyirami kebun.
  • Pilih toilet/wc dengan ‘dual flush‘: Sistem pembilasannya terdiri atas dua pilihan, sesuai dengan kebutuhan.

Selain langkah-langkah di atas, masih banyak lagi hal lain yang bisa dilakukan untuk menghemat dan menyelamatkan masa depan air. Jika Anda ingin tahu lebih banyak lagi tips, silahkan lihat di situs ini. Anda bisa juga membuat tips-tips Anda sendiri, tips yang menurut Anda cukup efektif dan sesuai dengan kondisi Anda tentunya. Yang jelas, apapun bentuknya, Anda lakukan hal tersebut mulai dari sekarang, demi masa depan air, demi masa depan anak & cucu kita juga.

Bagaimana? Sudah siap memulai kan?(*)